Direktur PDAM Kabupaten Pasuruan Dilantik, Ini PR yang Harus Ditunaikan

  • 22 Januari 2019
  • Dibaca: 596 Pengunjung
Direktur PDAM Kabupaten Pasuruan Dilantik, Ini PR yang Harus Ditunaikan

Pasuruan (pdamkabpasuruan.com) – Direktur PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum) Kabupaten Pasuruan yang baru, telah terpilih. Bahkan, pada Senin (02/07/2018) pagi, Direktur terpilih dilantik di Pringgitan Dalam Rumah Dinas Bupati Pasuruan, dengan tuntutan seabrek pekerjaan rumah (PR).

Setelah melalui seleksi ketat berjenjang, Za’ari, ST ditetapkan sebagai Direktur PDAM Kabupaten Pasuruan untuk masa Jabatan 2018-2022.

Tuntutan untuk memperbaiki kinerja, pun tak tanggung-tanggung diucapkan langsung Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf saat melantiknya.

Setidaknya, ada 3 hal penting diamanatkan pada jajaran manajemen yang kali ini dipimpin Za’ari. Yakni peningkatan pendapatan atau keuntungan PDAM Kabupaten Pasuruan, peningkatan pelayanan kepada pelanggan, serta optimalisasi SDM (Sumber Daya Manusia) di internal PDAM Kabupaten Pasuruan.

“Jangan sampai pendapatannya meningkat, tapi justru pelayanannya menurun. Banyak complain di mana-mana. Seluruhnya harus balance antara pelayanan, profit dan kualitas sumber daya manusia,” kata Gus Irsyad, panggilan akrab Bupati Pasuruan.

Perencanaan matang dalam mempersiapkan PDAM Kabupaten Pasuruan sebagai perusahaan daerah yang dipercaya mengelola air umbulan di wilayah Kabupaten Pasuruan, juga tak luput disinggung Gus Irsyad.

Tak hanya itu, Bupati Pasuruan terpilih periode 2018-2023 itu juga meminta kepada direktur PDAM agar bisa memperhatikan kesejahteraan para karyawan PDAM Kabupaten Pasuruan.

Sementara itu, usai dilantik, Za’ari berjanji akan melaksanakan seluruh intruksi Bupati Pasuruan, termasuk target utama tahun ini, yakni menutup kebocoran pipa maupun jaringan PDAM Kabupaten Pasuruan yang masih mencapai 60%.

“Kita akan memperbaiki internal PDAM Kabupaten Pasuruan. Termasuk kebocoran yang masih terjadi. Kita targetkan setiap tahun 3% itu sudah sangat luar biasa untuk menutup tingkat kebocoran yang maish terjadi. Percuma kalau airnya keluar banyak, tapi bocor di mana-mana, makanya kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperbaikinya,” ucap Za’ari.

Termasuk untuk urusan Mega Proyek Umbulan, pria yang sebelumnya menjabat sebagai Manager Umum dan Personalia pada PDAB Surabaya itu mengungkapkan akan memanfaatkan previlage air umbulan sebesar Rp 1050 per kubik untuk meraup keuntungan yang sesuai, atau bahkan melebihi target setiap tahunnya.Termasuk peningkatan jumlah pelanggan setiap tahunnya.

“Kalau ditanya berapa nominal air yang kita jual ke masyarakat, kita masih mengevaluasi secara terus-menerus. Tapi yang jelas kita masih untung dengan target pelanggan yang juga akan kita genjot sampai 50% setiap tahunnya. Ketika proyek Umbulan beroperasi pada tahun 2019 mendatang, kita juga siap beroperasi,” ungkap Za’ari.

Pelantikan di Rumah Dinas Bupati Pasuruan itu disaksikan anggota Pengawas PDAM Kabupaten Pasuruan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasuruan, Agus Sutiadji, para Kepala OPD terkait, serta managemen PDAM Kabupaten Pasuruan.

  • 22 Januari 2019
  • Dibaca: 596 Pengunjung

Berita Terkait Lainnya